Dalam penyaluran bantuan sosial pemerintah melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia memiliki sebuah sistem yang membagi masyarakat kedalam 10 kelompok berdasarkan tingkat perekonomiannya.
Hal ini bertujuan agar penyaluran bantuan dapat benar benar disalurkan kepada masyarakat miskin yang terdata dalam sistem Desil. Pembagiannya dimulai dari desil 1 hingga 10 yang didata melalui DTSEN atau Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional.
Lalu, apa sebenarnya arti dari Desil 1 sampai 10 dalam menurut DTSEN?
Apa itu desil?
Desil merupakan sistem atau alat yang digunakan oleh Pemerintah dalam hal ini adalah Kementerian Sosial yang berguna untuk membagi masyarakat kedalam sepuluh kategori yang didasarkan pada tingkat kesejahteraan ekonomi.
Ada 10 desil yang dikategorikan, dan desil yang paling tinggi adalah kelompok masyarakat yang paling sejahtera dan tidak layak untuk menerima bantuan sosial apapun dari pemerintah.
Tujuan Desil
Tujuan pemerintah membagi masyarakat dalam sepuluh desil adalah untuk menentukan siapa yang berhak menerima bansos dan siapa yang tidak. Kementerian Sosial menjadi Desil salah satu ukuran untuk menentukan penerima bansos.
Dasar hukum penentuan desil adalah Keputusan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 79/HUK/2025 dan bersumber dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional.
Pemerintah menilai desil sebuah keluar berdasarkan faktor sosial ekonomi seperti aset, kondisi rumah, pendidikan, jenis pekerjaan anggota keluarga, serta jumlah beban tanggungan
Penjelasan Desil
Berikut urutan desil berdasarkan tingkat ekonomi masyarakat yang dimulai dari Desil 1 atau yang dinilai sangat miskin oleh Pemerintah hingga Desil 10 atau kelompok masyarakat yang tingkat ekonomi tertinggi.
Desil 1 mencakup 10 persen terendah (sangat miskin), sedangkan Desil 2 hingga 4 termasuk dalam kategori miskin hingga rentan miskin.
Desil 5 dan 6 digolongkan sebagai kelompok menengah ke bawah, sementara Desil 7 hingga 10 termasuk dalam 30 persen kelompok yang paling sejahtera.
Semakin tinggi desilnya, semakin baik tingkat kesejahteraannya.
- Desil 1: rumah tangga dalam 10% terbawah (sangat miskin)
- Desil 2: rumah tangga dalam 10-20% terendah (miskin)
- Desil 3: rumah tangga dalam 20-30% terendah (hampir miskin)
- Desil 4: rumah tangga dalam 30-40% terendah (rentan miskin)
- Desil 5-6: rumah tangga dalam 40-60% terendah
- Desil 7-10: rumah tangga dalam 30% tertinggi
Cara Cek Desil Penerima Bansos
Mengecek desil penerima bansos dapat dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos dengan masuk ke menu profil.
Berikut langkah-langkah cek desil
- Download dan install aplikasi Cek Bansos Kemensos.
- Jika Anda sudah memiliki akun, silakan login langsung.
- Namun, jika akun belum ada, Anda perlu membuatnya melalui menu Pendaftaran Akun.
- Pilih opsi Buat Akun Baru yang terletak di bagian bawah.
- Kemudian isi semua informasi yang diminta di layar, mulai dari Nomor Kartu Keluarga (KK) hingga mengunggah foto Kartu Tanda Penduduk (KTP) serta foto selfie.
- Jika sudah lengkap, tekan Buat Akun.
- Setelah akun berhasil dibuat, lakukan login.
- Masuk dengan username dan kata sandi yang digunakan selama pendaftaran sebelumnya.
- Selanjutnya, pilih opsi Masuk.
- Setelah Anda berhasil masuk ke dashboard atau halaman utama, Anda dapat mengakses menu Profil.
- Di menu Profil, akan terlihat Peringkat Kesejahteraan Keluarga seperti yang telah dijelaskan sebelumnya.
Itulah penjelasan tentang Desil 1 sampai 10 bagi penerima bantuan sosial Kemensos, termasuk kriteria dan cara pengecekkannya. Semoga bermanfaat!
Sumber
https://www.detik.com/jogja/bisnis/d-8364714/apa-itu-desil-1-sampai-10-ini-kriteria-dan-cara-cek-agar-bisa-menerima-bansos






















