Mengetahui cara cek bansos sangat penting bagi jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang kembali menantikan kepastian penyaluran bantuan sosial.
Program utama pemerintah, yaitu Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), masih terus berjalan pada periode ini sebagai bagian dari tahap II atau triwulan kedua.
Kementerian Sosial (Kemensos) sebelumnya telah menyampaikan perkiraan waktu pencairan yang akan langsung ditransfer ke rekening penerima.
Namun, penyaluran bantuan ini tidak dilakukan secara serentak, melainkan disalurkan secara bertahap sesuai pembaruan data di masing-masing wilayah.
Perkiraan Waktu Penyaluran Bansos Mei 2026
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menjelaskan bahwa proses penyaluran bansos mengacu pada data yang diperbarui secara berkala setiap awal bulan.
Saat ini, Kemensos menerima pembaruan data setiap tanggal 10 pada awal triwulan, yang sebelumnya biasanya baru tersedia di akhir bulan. Hal ini membuat proses penyaluran menjadi lebih cepat.
“Setiap tanggal 10, kami menerima hasil pemutakhiran data KPM. Data terbaru itulah yang selalu kami jadikan pedoman utama untuk menyalurkan bansos setiap bulannya,”
Penyaluran tahap II sudah mulai berjalan sejak pertengahan April 2026, sehingga bagi penerima yang belum mendapatkan bantuan pada April, kemungkinan besar akan menerima pada Mei hingga Juni 2026.
Pembagian Tahapan Penyaluran Bansos 2026
- Tahap 1 (Triwulan I): Januari – Maret 2026
- Tahap 2 (Triwulan II): April – Juni 2026 (berlangsung)
- Tahap 3 (Triwulan III): Juli – September 2026
- Tahap 4 (Triwulan IV): Oktober – Desember 2026
Besaran Bantuan PKH dan BPNT Tahun 2026
Program Keluarga Harapan (PKH)
Dilansir dari Radarsolo bantuan diberikan sesuai kategori dalam keluarga, dengan rincian per tahap sebagai berikut:
- Ibu hamil/nifas: Rp750.000 per tahap (Rp3.000.000 per tahun)
- Anak usia dini (0–6 tahun): Rp750.000 per tahap (Rp3.000.000 per tahun)
- Siswa SD: Rp225.000 per tahap (Rp900.000 per tahun)
- Siswa SMP: Rp375.000 per tahap (Rp1.500.000 per tahun)
- Siswa SMA: Rp500.000 per tahap (Rp2.000.000 per tahun)
- Lansia 60+: Rp600.000 per tahap (Rp2.400.000 per tahun)
- Penyandang disabilitas: Rp600.000 per tahap (Rp2.400.000 per tahun)
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp2.700.000 per tahap (Rp10.800.000 per tahun)
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
BPNT diberikan sebesar Rp200.000 per bulan. Pada pencairan triwulan ini, bantuan dirapel menjadi Rp600.000 dan masuk ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Dana tersebut dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pangan di e-Warong atau agen penyalur resmi.
Cara Mengecek Status Penerima Bansos
Masyarakat dapat memeriksa status penerimaan bantuan secara mandiri melalui layanan resmi Kemensos berikut:
Melalui Situs Resmi Kemensos
- Buka laman cekbansos.kemensos.go.id
- Isi data wilayah sesuai KTP
- Masukkan nama lengkap
- Ketik kode captcha
- Klik “Cari Data”
Sistem akan menampilkan informasi jika nama terdaftar sebagai penerima.
Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi Cek Bansos di ponsel
- Registrasi akun menggunakan data pribadi
- Login ke aplikasi
- Pilih menu cek bantuan
- Isi data domisili dan nama
- Klik “Cari Data”
Kesimpulan
Bansos PKH dan BPNT Mei 2026 disalurkan bertahap pada tahap II, jadi penerima perlu rutin mengecek status di kanal resmi Kemensos agar tahu apakah bantuan sudah cair atau belum sesuai jadwal.
Sumber Referensi
https://radarsolo.jawapos.com/nasional/2605050055/bansos-pkh-dan-bpnt-mei-2026-cair-kapan-simak-bocoran-jadwal-dan-cara-ceknya?page=3






















