Masyarakat sekarang tidak perlu lagi datang ke kantor desa ataupun dinas sosial hanya untuk mengetahui status bantuan sosial. Pemerintah melalui Kementerian Sosial telah menyediakan layanan digital yang memungkinkan warga mengecek data bansos secara mandiri hanya menggunakan telepon genggam. Kehadiran layanan ini membuat proses pengecekan menjadi lebih praktis, cepat, dan mudah diakses kapan saja.
Data desil sendiri berkaitan erat dengan penyaluran bantuan seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), hingga Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN). Warga yang berada pada kategori desil rendah umumnya memiliki peluang lebih besar untuk diprioritaskan sebagai penerima bantuan pemerintah.
Mengenal Sistem Desil dalam Data Bansos
Desil merupakan sistem pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat yang dibagi menjadi 10 kategori. Pengelompokan tersebut dibuat berdasarkan data sosial ekonomi yang dikumpulkan pemerintah bersama Badan Pusat Statistik (BPS).
Sistem ini digunakan untuk memetakan kondisi ekonomi masyarakat sehingga penyaluran bantuan sosial dapat dilakukan lebih tepat sasaran. Semakin rendah angka desil seseorang, maka semakin rendah pula tingkat kesejahteraannya menurut data pemerintah.
Secara umum, pembagian desil terdiri dari:
- Desil 1–2: kategori sangat miskin
- Desil 3–4: kategori miskin dan rentan miskin
- Desil 5–6: kelompok ekonomi menengah
- Desil 7–10: kategori masyarakat mampu
Karena menjadi acuan utama penyaluran bansos, banyak masyarakat kini mulai aktif mengecek status desil mereka melalui layanan resmi Kemensos.
Langkah Mudah Cek Desil Lewat Aplikasi Cek Bansos
Pengecekan bisa dilakukan hanya dengan HP dan koneksi internet tanpa perlu mendatangi kantor pemerintahan. Berikut tahapan yang dapat dilakukan:
- Unduh aplikasi Cek Bansos di ponsel
- Buka aplikasi dan pilih menu masuk
- Login menggunakan akun yang telah terdaftar
- Jika belum memiliki akun, lakukan registrasi dengan mengunggah NIK, KK, foto KTP, dan swafoto
- Setelah akun aktif, masuk kembali ke aplikasi
- Pilih menu profil untuk melihat informasi desil
- Untuk mengecek status bantuan, buka menu “Cek Bansos” lalu isi data wilayah sesuai domisili
Melalui aplikasi tersebut, masyarakat juga dapat mengetahui apakah namanya masuk dalam daftar penerima bantuan sosial aktif atau tidak.
Cara Cek Desil Bansos Melalui Website Resmi
Selain lewat aplikasi, Kemensos juga menyediakan layanan pengecekan melalui situs resmi cekbansos.kemensos.go.id. Layanan ini bisa diakses menggunakan browser di HP maupun laptop sehingga menjadi alternatif bagi masyarakat yang tidak ingin mengunduh aplikasi.
Berikut langkah-langkah pengecekannya:
- Buka situs resmi cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa sesuai domisili
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP
- Isi kode captcha yang tersedia
- Klik tombol “Cari Data”
Jika data ditemukan, sistem akan menampilkan informasi penerima bansos sekaligus kategori desil yang tercatat dalam DTSEN.
Mengapa Status Desil Penting untuk Dicek?
Masih banyak masyarakat yang merasa layak menerima bantuan sosial, namun namanya belum muncul di dalam sistem pemerintah. Kondisi tersebut dapat terjadi karena beberapa faktor, seperti perubahan kondisi ekonomi keluarga, data yang belum diperbarui, atau posisi desil yang dianggap terlalu tinggi.
Dengan melakukan pengecekan secara mandiri, masyarakat bisa mengetahui posisi kesejahteraan mereka berdasarkan basis data pemerintah. Langkah ini juga membantu warga memastikan apakah data yang tercatat sudah sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Penutup
Pengecekan desil bansos kini semakin mudah karena dapat dilakukan langsung lewat HP, baik melalui aplikasi Cek Bansos maupun website resmi Kemensos. Sistem desil digunakan pemerintah sebagai dasar untuk menentukan prioritas penerima bantuan sosial agar penyaluran bantuan lebih tepat sasaran.
Sumber
https://news.detik.com/berita/d-8370107/cara-cek-desil-bansos-tanpa-aplikasi-bisa-lewat-hp





















