Pengecekan status bansos menjadi cara penting untuk mengetahui bahwa sebanyak 475.821 keluarga penerima manfaat (KPM) baru telah resmi tercatat sebagai penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk penyaluran triwulan II tahun 2026.
Penetapan ini merupakan bagian dari pembaruan data penerima bantuan, di mana ratusan ribu KPM baru ditambahkan sebagai pengganti penerima sebelumnya yang sudah tidak lagi memenuhi kriteria.
Informasi ini disampaikan oleh Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial (Pusdatin Kesos) Kementerian Sosial melalui akun Instagram @pusdatinkesos.
“Sebanyak 475.821 KPM baru yang diusulkan melalui desa/kelurahan/dinsos dan aplikasi cek bansos ditetapkan sebagai penerima bansos triwulan II,” bunyi keterangan Pusdatin Kesos di Instagram, Selasa (5/5/2026).
Menurut penjelasan tersebut, penerima baru ini menggantikan KPM lama yang sudah tidak lagi memenuhi kriteria sebagai penerima bantuan.
“KPM baru tersebut menggantikan 475.821 KPM sebelumnya yang telah naik kelas, meninggal, terdeteksi sebagai ASN/TNI/Polri/Anggota legislatif atau keluarganya,” lanjut keterangan tersebut.
Pusdatin Kesos juga menegaskan bahwa jumlah penerima bansos tetap, hanya terjadi pergantian data setiap periode penyaluran.
“Jumlah penerima bansos tetap, setiap periode ada yang keluar dan ada yang baru untuk menggantikan,” tulisnya.
Masyarakat dapat mengecek status penerimaan bansos secara mandiri melalui laman resmi Kementerian Sosial untuk mengetahui apakah namanya terdaftar sebagai penerima bantuan pada Mei 2026.
Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Mei 2026
Pengecekan status bansos dapat dilakukan melalui situs resmi cekbansos.kemensos.go.id dengan langkah berikut:
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai e-KTP
- Isi kode captcha yang tersedia
- Klik tombol “Cari Data”
Setelah itu, sistem akan menampilkan informasi terkait status penerima, jenis bantuan yang diterima, serta keterangan penyaluran bansos.
Besaran Bantuan PKH dan BPNT
Penyaluran bantuan PKH diberikan berdasarkan kategori penerima dengan rincian per tiga bulan sebagai berikut:
- Ibu hamil atau nifas: Rp750.000
- Anak usia 0–6 tahun: Rp750.000
- Siswa SD/sederajat: Rp225.000
- Siswa SMP/sederajat: Rp375.000
- Siswa SMA/sederajat: Rp500.000
- Lansia 60 tahun ke atas: Rp600.000
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp2.700.000
Sementara itu, bantuan BPNT disalurkan sebesar Rp200.000 per bulan atau Rp600.000 setiap tiga bulan.
Program PKH dan BPNT secara nasional menyasar sekitar 18 juta KPM di seluruh Indonesia.
Kesimpulan
Sebanyak 475.821 KPM baru resmi ditetapkan sebagai penerima bansos PKH dan BPNT Mei 2026, dan masyarakat bisa mengecek status penerimaannya secara mandiri melalui cara cek bansos di situs resmi Kemensos.
Sumber Referensi
https://www.kompas.tv/info-publik/667413/cek-bansos-pkh-bpnt-mei-2026-475-821-kpm-baru-resmi-masuk-data-penerima






















