Pemerintah terus mempercepat penerapan sistem digital dalam proses penyaluran bantuan sosial (bansos) dan masyarakat disarankan untuk mengetahui cara cek bansos.
Rencana ini menargetkan penggunaan sistem berbasis digital sebagai acuan utama penyaluran mulai kuartal IV tahun 2026, atau paling lambat pada kuartal I tahun 2027.
Digitalisasi bansos menjadi bagian dari upaya pembaruan layanan publik agar lebih modern, saling terhubung, dan memiliki tingkat kepercayaan yang lebih tinggi.
Langkah ini juga dipandang sebagai strategi penting untuk memperkuat sistem perlindungan sosial yang lebih tepat sasaran, akurat, serta berkeadilan bagi masyarakat.
Menteri Sosial Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) menjelaskan bahwa hasil uji coba di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menunjukkan dampak yang cukup besar.
Ia menyebutkan bahwa integrasi data melalui DTSEN serta penggunaan sistem digital dapat membantu mengurangi kesalahan dalam penyaluran bantuan secara signifikan.
“Ketika kita menggunakan data lama, tingkat kesalahan bisa sampai 77 persen. Dengan DTSEN turun jadi sekitar 28 persen. Setelah digitalisasi bansos, itu bisa ditekan sampai di bawah 10 persen,” ujar Gus Ipul, dalam keterangan resminya, Kamis, 23 April 2026.
Penyaluran Bansos 2026
Dilansir dari MetroTV sejak 10 April 2026, pemerintah telah mulai menyalurkan bantuan sosial untuk periode triwulan kedua yang berlangsung hingga Juni 2026 secara bertahap.
Masyarakat dapat mengecek status penerimaan secara mandiri melalui layanan daring tanpa harus datang langsung ke kantor terkait.
Pemerintah menggunakan sistem desil dalam menentukan penerima bansos, yang didasarkan pada kondisi ekonomi seperti tempat tinggal, pekerjaan, tingkat pendidikan, serta kepemilikan aset.
Data desil ini bersifat dinamis dan dapat berubah sesuai kondisi terbaru, sehingga pembaruan data secara berkala sangat diperlukan melalui sistem resmi yang tersedia.
Cara Cek Bansos Secara Online
Melalui Website Resmi
- Akses situs resmi Kemensos di cekbansos.kemensos.go.id melalui browser di ponsel
- Pilih wilayah sesuai KTP (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan)
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP
- Isi kode verifikasi yang muncul
- Tekan tombol “Cari Data”
Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Play Store atau App Store
- Lakukan pendaftaran akun terlebih dahulu
- Pilih jenis bantuan yang ingin dicek (PKH atau BPNT)
- Isi data wilayah dan nama sesuai KTP
- Klik “Cari Data” dan tunggu hasilnya muncul
Jika data serta status desil muncul, maka penerima tersebut telah terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam sistem Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Masyarakat diimbau untuk rutin memantau status penyaluran bantuan sesuai jadwal yang telah ditetapkan pemerintah.
Kesimpulan
Pemerintah mempercepat digitalisasi penyaluran bansos agar lebih tepat sasaran dan transparan.
Sumber Referensi
https://www.metrotvnews.com/read/kqYCdjjB-digitalisasi-bansos-dipercepat-simak-cara-cek-bansos-secara-online






















