Cara cek bansos Mei 2026 sebaiknya dipahami terlebih dahulu dengan mengenal sistem desil yang digunakan oleh Kementerian Sosial (Kemensos).
Desil adalah pengelompokan yang dipakai pemerintah untuk menentukan siapa saja yang berhak mendapatkan bantuan sosial, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako.
Pada penyaluran bansos periode Mei 2026, sistem desil kembali dijadikan dasar utama agar bantuan dapat disalurkan lebih tepat dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
Kemensos juga menegaskan bahwa masih banyak masyarakat yang keliru dalam memahami cara penetapan desil.
“Kalau sempat lihat tabel desil berdasarkan pendapatan di internet, itu tidak benar,” ujar Kemensos dilansir dari Kompas TV, Kamis (7/5/2026).
Penentuan desil tidak hanya berdasarkan besaran penghasilan atau pengeluaran bulanan.
Pemerintah juga mempertimbangkan berbagai faktor lain seperti kondisi sosial ekonomi, jenis pekerjaan, tingkat pendidikan, kondisi rumah, kapasitas listrik, hingga kepemilikan aset.
Pengelompokan Desil dalam Sistem Bansos
Dalam sistem ini, seluruh keluarga di Indonesia dibagi menjadi 10 kelompok desil yang masing-masing mewakili 10 persen populasi.
Desil 1 ditempati kelompok masyarakat dengan kondisi ekonomi paling rendah, sedangkan desil 10 merupakan kelompok paling sejahtera.
Untuk penyaluran bansos, pemerintah memprioritaskan keluarga yang berada di desil 1 hingga desil 4 sebagai penerima PKH dan bantuan sembako.
Sementara masyarakat di desil 5 masih memiliki peluang menerima bantuan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK).
Sistem desil yang diterapkan saat ini juga bersifat dinamis. Posisi desil seseorang dapat berubah mengikuti kondisi ekonomi terbaru di lapangan.
Proses Pembaruan Data DTSEN
Kemensos menyediakan layanan pembaruan data melalui kantor desa, kelurahan, dinas sosial, hingga fitur usul dan sanggah di aplikasi Cek Bansos.
Data yang masuk nantinya akan diverifikasi dan dihitung ulang oleh Badan Pusat Statistik (BPS) setiap tiga bulan sekali.
Pada Selasa, 5 Mei 2026, Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial (Pusdatinkesos) Kemensos merilis pembaruan DTSEN triwulan II.
Dalam pembaruan terbaru tersebut, sebanyak 505.742 keluarga berhasil dimutakhirkan. Total usulan data sejak sistem DTSEN berjalan kini mencapai 12,7 juta keluarga.
Langkah Cek Desil dan Status Bansos Mei 2026
Dilansir dari Tribun.com pengecekan status bansos dan kelompok desil dapat dilakukan secara online melalui situs resmi maupun aplikasi Cek Bansos.
Melalui Website Resmi Kemensos
- Buka laman cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan NIK KTP sebanyak 16 digit
- Isi kode verifikasi yang tersedia
- Klik tombol “Cari Data”
Setelah itu, sistem akan menampilkan nama penerima, kategori desil, dan status bantuan sosial secara otomatis.
Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Download aplikasi Cek Bansos
- Masukkan NIK atau nama sesuai KTP
- Pilih wilayah domisili
- Tekan menu cek data
Jika kolom PKH atau Sembako berubah dari “Tidak” menjadi “Ya” dan terdapat periode April–Juni 2026, maka pengguna tercatat sebagai penerima bansos aktif.
Besaran Bantuan Sosial Mei 2026
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT/Sembako)
- Rp 200.000 per bulan
- Rp 600.000 setiap triwulan
Nominal PKH Berdasarkan Kategori
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp 2.700.000
- Ibu hamil atau nifas: Rp 750.000
- Anak usia 0–6 tahun: Rp 750.000
- Lansia usia 60 tahun ke atas: Rp 600.000
- Penyandang disabilitas berat: Rp 600.000
- Pelajar SMA sederajat: Rp 500.000
- Pelajar SMP sederajat: Rp 375.000
- Pelajar SD sederajat: Rp 225.000
Dengan memahami sistem desil dan cara cek bansos, masyarakat dapat mengetahui peluang menerima bantuan sosial serta memastikan data yang dimiliki sudah sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Kesimpulan
Cara cek bansos Mei 2026 bisa dilakukan dengan mudah lewat HP menggunakan NIK KTP melalui aplikasi atau situs resmi Kemensos.
Sumber Referensi
https://gayo.tribunnews.com/news/52175/cek-bansos-mei-2026-pahami-dulu-mekanisme-desil-di-kemensos?page=2






















