BPJS Ketenagakerjaan adalah program jaminan perlindungan sosial yang ditujukan bagi pekerja di Indonesia untuk memberikan perlindungan dari berbagai risiko selama masa kerja.
Program yang dibentuk oleh pemerintah ini memberikan jaminan seperti kecelakaan kerja, jaminan hari tua, hingga pensiun.
Hampir seluruh pekerja di Indonesia diwajibkan memiliki kartu BPJS Ketenagakerjaan. Namun, masih banyak peserta yang belum menyadari status kepesertaannya, terutama bagi mereka yang telah berhenti atau pindah perusahaan.
Oleh karena itu, penting untuk cek status keaktifan BPJS Ketenagakerjaan agar perlindungan tetap terjamin.
Cara Cek Status Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan
Bagi setiap pekerja atau karyawan penerima BPJS Ketenagakerjaan, status kepesertaan dapat dicek untuk memastikan perlindungan tetap berlaku.
Dilansir dari metrotvnews.com, Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan:
Melalui Aplikasi JMO (Jamsostek Mobile)
Aplikasi JMO dapat digunakan untuk cek status keaktifan BPJS Ketenagakerjaan secara mudah. Langkah-langkahnya:
- Unduh aplikasi JMO di App Store atau Play Store.
- Masuk ke aplikasi menggunakan e-mail dan kata sandi yang sudah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.
- Pilih menu “Kartu Digital” atau “Profil Peserta”.
- Status keanggotaan, termasuk masa aktif, nama perusahaan, dan nomor kartu peserta, akan ditampilkan pada profil Anda.
Melalui WhatsApp Resmi BPJS Ketenagakerjaan
Peserta juga bisa cek status keaktifan BPJS Ketenagakerjaan melalui layanan BPJS Ketenagakerjaan Care Center di WhatsApp di nomor 0813-8007-0175. Layanan ini beroperasi selama jam kerja dan mempermudah peserta tanpa perlu datang ke kantor. Caranya:
- Simpan nomor 0813-8007-0175 di kontak ponsel Anda.
- Kirim pesan untuk meminta pengecekan status kepesertaan.
- Petugas akan meminta data untuk verifikasi, seperti: Nama lengkap, NIK, Nomor KPJ (jika ada), dan tanggal lahir.
- Setelah diverifikasi, petugas akan memberikan informasi mengenai status keaktifan kepesertaan Anda.
Dengan begitu, setiap peserta dapat selalu memastikan perlindungan mereka tetap aktif dan memanfaatkan seluruh fasilitas yang disediakan oleh BPJS Ketenagakerjaan.
Alasan Pentingnya Mengecek Keaktifan BPJS Ketenagakerjaan
Berikut ada beberapa alasan pentingnya mengecek keaktifan bpjs ketenagakerjaan 2026:
- 100% Perlindungan dari Risiko Kerja
Dengan memastikan status kepesertaan aktif, Anda akan tetap mendapatkan perlindungan jika terjadi kecelakaan kerja atau risiko lainnya di tempat kerja. - Terjamin Manfaat Jaminan Hari Tua (JHT)
Menurut peraturan, saldo JHT hanya bisa dicairkan jika kepesertaan tercatat dengan benar. Mengecek keaktifan memastikan hak finansial Anda tidak hilang. - 90% Kepastian Klaim Pensiun
Status aktif memengaruhi kelancaran klaim pensiun di masa depan. Peserta yang tidak aktif bisa menghadapi hambatan administrasi saat pengajuan pensiun. - 50% Kemudahan Akses Layanan Digital
Dengan status aktif, Anda bisa menggunakan aplikasi JMO atau portal BPJS Ketenagakerjaan untuk memeriksa saldo, riwayat pembayaran, dan kartu digital secara cepat. - 0% Risiko Kehilangan Hak Peserta
Mengabaikan status keaktifan bisa membuat Anda kehilangan hak atas manfaat BPJS Ketenagakerjaan. Pengecekan rutin memastikan semua manfaat tetap tersedia.
Kesimpulan
Semoga informasi ini dapat membantu Anda memahami pentingnya cek status keaktifan BPJS Ketenagakerjaan dan mendorong setiap peserta untuk rutin memeriksa kepesertaannya.






















