Memasuki pertengahan tahun 2026, banyak siswa dan orang tua mulai memantau perkembangan pencairan Program Indonesia Pintar (PIP).
Program bantuan pendidikan dari pemerintah ini ditujukan untuk membantu peserta didik dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat melanjutkan pendidikan dan memenuhi kebutuhan sekolah.
Penyaluran dana PIP dilakukan secara bertahap kepada siswa yang telah memenuhi persyaratan dan tercatat sebagai penerima manfaat. Karena itu, tidak sedikit orang tua maupun siswa yang ingin mengetahui apakah bantuan sudah masuk tahap pencairan atau masih dalam proses verifikasi.
Kabar baiknya, status penerima PIP dapat dicek secara online melalui sistem SIPINTAR yang disediakan pemerintah.
Cara Cek PIP Juni 2026 Lewat HP
Pengecekan status penerima bantuan dapat dilakukan secara mandiri menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).
Berikut langkah-langkahnya:
- Buka situs resmi PIP Kemendikdasmen melalui browser di HP
- Siapkan NIK dan NISN peserta didik
- Masukkan data NIK dan NISN pada kolom yang tersedia
- Isi kode captcha perhitungan
- Klik tombol pencarian data penerima PIP
- Sistem akan menampilkan status penerima bantuan pendidikan
Apabila terdaftar sebagai penerima, sistem akan menampilkan informasi siswa beserta status bantuan yang tercatat dalam database Program Indonesia Pintar.
Selain melalui pengecekan mandiri, siswa juga dapat menanyakan status penerimaan PIP kepada pihak sekolah atau operator sekolah yang memiliki akses ke data peserta didik.
Besaran Bantuan PIP 2026
Besaran bantuan PIP berbeda untuk setiap jenjang pendidikan.
Jenjang SD/SDLB/Paket A
- Rp450 ribu per tahun
- Siswa baru dan kelas akhir: Rp225 ribu
Jenjang SMP/SMPLB/Paket B
- Rp750 ribu per tahun
- Siswa baru dan kelas akhir: Rp375 ribu
Jenjang SMA/SMK/SMALB/Paket C
- Rp1,8 juta per tahun
- Siswa baru dan kelas akhir: Rp900 ribu
Kesimpulan
Pengecekan status PIP Juni 2026 dapat dilakukan secara online melalui sistem SIPINTAR menggunakan NIK dan NISN peserta didik.
Melalui layanan tersebut, siswa dan orang tua dapat mengetahui apakah terdaftar sebagai penerima bantuan sekaligus memantau perkembangan pencairan dana Program Indonesia Pintar tahun 2026.






















