Penyaluran bantuan sosial (bansos) pada Mei 2026 masih terus berjalan secara bertahap di berbagai daerah.
Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tetap disalurkan kepada jutaan keluarga penerima manfaat sesuai jadwal yang telah ditetapkan pemerintah.
Di tengah berlangsungnya pencairan tersebut, masyarakat turut menanyakan kelanjutan Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) senilai Rp900 ribu pada tahun 2026 ini.
Hingga saat ini, pemerintah belum memberikan keputusan pasti terkait kelanjutan program BLT Kesra.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebelumnya menyampaikan bahwa bantuan tersebut bersifat stimulus sementara pada akhir tahun.
“Ya tentu kita belum putuskan. Karena ini stimulan di akhir tahun. Tahun depan baru awal tahun,” kata Airlangga, Kamis, 4 Desember 2025 silam.
Penyaluran PKH dan BPNT Tetap Berjalan
Sementara itu, bantuan reguler seperti PKH dan BPNT tetap disalurkan pada triwulan kedua tahun 2026.
Proses distribusi dilakukan berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk memastikan bantuan lebih tepat sasaran.
Masyarakat juga dapat memeriksa status penerimaan bansos secara mandiri melalui situs resmi atau aplikasi yang disediakan oleh Kementerian Sosial dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
Cara Mengecek Penerima Bansos
Berikut langkah untuk melihat status penerima bantuan:
- Kunjungi situs cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan NIK sesuai e-KTP
- Isi kode verifikasi (captcha)
- Tekan tombol “Cari Data”
- Sistem akan menampilkan informasi penerima, jenis bantuan, hingga kategori kesejahteraan
Selain melalui website, pengecekan juga bisa dilakukan melalui aplikasi resmi Cek Bansos milik Kemensos.
Sistem Desil Penerima Bansos
Dalam sistem DTSEN, penerima bantuan dikelompokkan berdasarkan tingkat kesejahteraan atau desil.
Penilaiannya tidak hanya berdasarkan pendapatan, tetapi juga kondisi tempat tinggal, pekerjaan, pendidikan, konsumsi listrik, hingga kepemilikan aset.
Kemensos menyebutkan bahwa data desil bersifat dinamis dan bisa berubah sesuai kondisi terbaru di lapangan.
Jika terdapat ketidaksesuaian data, masyarakat dapat mengajukan pembaruan melalui kantor desa, kelurahan, Dinas Sosial, atau aplikasi Cek Bansos.
Besaran Bantuan PKH dan BPNT 2026
Bantuan PKH diberikan setiap tiga bulan dengan rincian sebagai berikut:
- Ibu hamil/nifas: Rp750.000
- Anak usia dini 0–6 tahun: Rp750.000
- Siswa SD: Rp225.000
- Siswa SMP: Rp375.000
- Siswa SMA: Rp500.000
- Lansia: Rp600.000
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp2.700.000
Sementara itu, BPNT diberikan sebesar Rp200.000 per bulan atau Rp600.000 setiap tiga bulan dalam bentuk bantuan pangan non tunai kepada keluarga penerima manfaat.
Kesimpulan
Penyaluran bansos Mei 2026 masih berjalan untuk PKH dan BPNT kepada masyarakat yang terdaftar, sementara BLT Kesra Rp900 ribu belum dipastikan kelanjutannya oleh pemerintah.
Sumber Referensi
https://www.kompas.tv/info-publik/667795/pencairan-bansos-mei-2026-pkh-dan-bpnt-berlanjut-blt-kesra-rp900-ribu-kapan






















