Memasuki Juni 2026, banyak siswa dan orang tua mulai mencari informasi terkait Program Indonesia Pintar (PIP).
Bantuan pendidikan dari pemerintah ini diberikan kepada peserta didik dari keluarga kurang mampu untuk membantu kebutuhan sekolah dan mendukung keberlangsungan pendidikan.
PIP disalurkan kepada siswa yang memenuhi persyaratan pada berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, hingga SMA/SMK sederajat. Karena proses penyaluran dilakukan secara bertahap, banyak penerima yang ingin memastikan apakah bantuan sudah cair atau masih dalam proses.
Untuk mengetahui status penerima bantuan, siswa maupun orang tua dapat melakukan pengecekan secara online melalui sistem SIPINTAR yang disediakan Kemendikdasmen.
Cara Cek PIP Mei 2026
Pengecekan status penerima Program Indonesia Pintar dapat dilakukan secara mandiri menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).
Berikut langkah-langkahnya:
- Buka situs resmi PIP Kemendikdasmen melalui browser di HP
- Siapkan NIK dan NISN peserta didik
- Masukkan data NIK dan NISN pada kolom yang tersedia
- Isi kode captcha perhitungan
- Klik tombol pencarian data penerima PIP
- Sistem akan menampilkan status penerima bantuan pendidikan
Apabila peserta didik terdaftar sebagai penerima bantuan, sistem akan menampilkan informasi status penerima beserta data siswa yang tercatat dalam database PIP.
Selain melalui pengecekan mandiri, siswa dan orang tua juga dapat meminta bantuan pihak sekolah atau operator sekolah untuk memastikan status penerima bantuan pendidikan.
Besaran Bantuan PIP 2026
Besaran bantuan PIP berbeda untuk setiap jenjang pendidikan.
Jenjang SD/SDLB/Paket A
- Rp450 ribu per tahun
- Siswa baru dan kelas akhir: Rp225 ribu
Jenjang SMP/SMPLB/Paket B
- Rp750 ribu per tahun
- Siswa baru dan kelas akhir: Rp375 ribu
Jenjang SMA/SMK/SMALB/Paket C
- Rp1,8 juta per tahun
- Siswa baru dan kelas akhir: Rp900 ribu
Kesimpulan
Cara cek PIP Juni 2026 dapat dilakukan dengan mudah melalui sistem SIPINTAR menggunakan NIK dan NISN peserta didik.
Dengan melakukan pengecekan secara berkala, siswa dan orang tua dapat mengetahui status penerima bantuan serta memantau perkembangan pencairan dana Program Indonesia Pintar tahun 2026.






















