Program Indonesia Pintar (PIP) masih terus disalurkan pemerintah sepanjang tahun 2026 sebagai upaya membantu peserta didik dari keluarga kurang mampu agar dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala biaya.
Memasuki Juni 2026, banyak siswa dan orang tua mulai mencari informasi mengenai jadwal pencairan PIP, termasuk tahap penyaluran yang sedang berlangsung dan cara mengecek status penerima bantuan secara online.
Bantuan pendidikan ini diberikan kepada siswa yang memenuhi kriteria tertentu mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK sederajat. Dana yang diterima dapat digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan pendidikan selama masa sekolah.
Jadwal Pencairan PIP Juni 2026
Penyaluran dana Program Indonesia Pintar dilakukan secara bertahap melalui beberapa termin dalam satu tahun anggaran.
Pada Juni 2026, pencairan PIP masih berada dalam Termin 2, yang berlangsung mulai Mei hingga September 2026. Artinya, siswa yang telah ditetapkan sebagai penerima bantuan masih berpeluang menerima pencairan dana pada periode tersebut.
Berikut jadwal lengkap penyaluran PIP tahun 2026:
Termin 1
Februari hingga April 2026, diprioritaskan untuk siswa kelas akhir dan penerima yang masuk dalam data DTSEN.
Termin 2
Mei hingga September 2026. Saat ini pencairan bantuan sedang berlangsung pada periode ini.
Termin 3
Oktober hingga Desember 2026, diperuntukkan bagi penerima yang belum mendapatkan bantuan pada termin sebelumnya.
Karena proses pencairan dilakukan secara bertahap, waktu penerimaan dana di setiap daerah dan sekolah bisa berbeda menyesuaikan hasil verifikasi data serta proses administrasi yang berlaku.
Kriteria Penerima PIP Juni 2026
Program Indonesia Pintar ditujukan bagi siswa yang berasal dari keluarga yang membutuhkan dukungan biaya pendidika
Berikut kriteria peneima PIP 2026:
- Pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP).
- Siswa dari keluarga miskin atau rentan miskin.
- Anak dari keluarga penerima Program Keluarga Harapan (PKH).
- Pemilik Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
- Anak yatim, piatu, maupun yatim piatu.
- Siswa yang terdampak kondisi khusus seperti bencana alam atau kehilangan pekerjaan orang tua.
- Anak yang kembali melanjutkan pendidikan setelah putus sekolah.
- Peserta pendidikan nonformal Paket A, Paket B, dan Paket C.
- Siswa madrasah yang masuk dalam program bantuan pendidikan Kementerian Agama.
Cara Cek PIP Juni 2026
Siswa maupun orang tua dapat memantau status penerima bantuan melalui sistem SIPINTAR secara online.
Berikut langkah-langkahnya:
- Buka situs resmi PIP Kemendikdasmen melalui browser di HP
- Siapkan NIK dan NISN peserta didik
- Masukkan data NIK dan NISN pada kolom yang tersedia
- Isi kode captcha perhitungan
- Klik tombol pencarian data penerima PIP
- Sistem akan menampilkan status penerima bantuan pendidikan
Setelah proses pencarian selesai, sistem akan menampilkan informasi mengenai status penerima, data peserta didik, dan keterangan penyaluran bantuan.
Besaran PIP 2026
Nominal bantuan yang diterima siswa berbeda sesuai jenjang pendidikan.
- Pendidikan Anak Usia Dini (TK)
- Rp450.000 per tahun
- SD/SDLB/Paket A
- Rp450.000 per tahun
- Siswa baru dan kelas akhir menerima Rp225.000
- SMP/SMPLB/Paket B
- Rp750.000 per tahun
- Siswa baru dan kelas akhir menerima Rp375.000
- SMA/SMK/SMALB/Paket C
- Hingga Rp1.800.000 per tahun
- Siswa baru dan kelas akhir menerima Rp900.000
Dana bantuan disalurkan melalui bank penyalur yang bekerja sama dengan pemerintah sesuai ketentuan yang berlaku.
Penutup
Jadwal pencairan PIP Juni 2026 masih berada dalam periode Termin 2 yang berlangsung hingga September 2026.
Bagi siswa dan orang tua yang ingin mengetahui status bantuan, pengecekan dapat dilakukan secara online melalui SIPINTAR menggunakan NISN dan NIK. Pastikan data yang digunakan sesuai dengan data sekolah agar proses pencairan bantuan pendidikan dapat berjalan lancar.






















