Program Keluarga Harapan (PKH) menjadi salah satu bantuan sosial yang diberikan pemerintah kepada keluarga kurang mampu serta kelompok rentan yang telah tercatat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Bagi masyarakat yang ingin mengetahui apakah terdaftar sebagai penerima bantuan, proses pengecekan kini dapat dilakukan secara online tanpa perlu datang ke kantor desa atau kelurahan.
Pengecekan status penerima dapat dilakukan melalui layanan resmi yang disediakan Kementerian Sosial, yaitu melalui website resmi maupun aplikasi Cek Bansos di smartphone.
Cara Cek Penerima PKH Melalui Website
Pemeriksaan status penerima PKH bisa dilakukan menggunakan ponsel, laptop, maupun komputer melalui website resmi Kementerian Sosial.
Ikuti langkah-langkah berikut:
- Buka laman resmi cekbansos.kemensos.go.id
- Masukan nomor NIK sesuai KTP
- Isi kode captcha yang tersedia dilayar
- Klik tombol “Cari Data”
Sistem akan menampilkan informasi mengenai status penerima bantuan sosial beserta perkembangan proses pencairannya.
Cara Cek Penerima PKH Melalui Aplikasi
Selain melalui website, masyarakat juga dapat memanfaatkan aplikasi Cek Bansos yang tersedia di Play Store maupun App Store.
Berikut langkah-langkahnya:
- Unduh aplikasi Cek Bansos melalui Play Store atau App Store.
- Buka aplikasi dan pilih menu “Cek Bansos”.
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
- Tekan tombol “Cari Data”.
Tunggu hingga sistem memproses data dan menampilkan informasi terkait status penerima bantuan sosial.
Jadwal Pencairan Bansos PKH Juni 2026
Pada Juni 2026, pencairan bantuan masih termasuk dalam Tahap 2 yang mencakup periode April, Mei, dan Juni.
Berikut jadwal penyaluran PKH sepanjang tahun 2026:
- Tahap 1: Januari, Februari, dan Maret.
- Tahap 2: April, Mei, dan Juni.
- Tahap 3: Juli, Agustus, dan September.
- Tahap 4: Oktober, November, dan Desember.
Setiap penerima manfaat akan memperoleh bantuan sesuai kategorinya sebanyak empat kali dalam setahun.
Nominal Bansos PKH Terbaru Tahun 2026
Besaran bantuan PKH yang diterima setiap keluarga bergantung pada kategori penerima manfaat.
Berikut rincian nominal bantuan tahun 2026:
- Ibu hamil: Rp3.000.000 per tahun atau Rp750.000 setiap tahap.
- Anak usia dini: Rp3.000.000 per tahun atau Rp750.000 setiap tahap.
- Siswa SD: Rp900.000 per tahun atau Rp225.000 setiap tahap.
- Siswa SMP: Rp1.500.000 per tahun atau Rp375.000 setiap tahap.
- Siswa SMA: Rp2.000.000 per tahun atau Rp500.000 setiap tahap.
- Penyandang disabilitas berat: Rp2.400.000 per tahun atau Rp600.000 setiap tahap.
- Lansia usia 60 tahun ke atas: Rp2.400.000 per tahun atau Rp600.000 setiap tahap.
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp10.800.000 per tahun atau Rp2.700.000 setiap tahap.
Kesimpulan
Semoga informasi ini dapat membantu memudahkan penerima dalam mengecek bansos PKH tahun 2026.






















