Program bantuan sosial (bansos) seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kembali disorot karena pencairan tahap 2 tahun 2026 dilakukan lebih cepat. Bantuan ini penting untuk memenuhi kebutuhan harian keluarga penerima manfaat (KPM).
Jadwal Pencairan Bansos 2026
Pemerintah melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia mempercepat penyaluran bansos triwulan II 2026.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyebut pencairan dimulai pekan kedua April 2026, didukung pembaruan data bulanan agar lebih cepat dan tepat sasaran.
Penerima Dicoret dari Daftar
Pembaruan data membuat sebagian penerima dihapus.
Kepala Badan Pusat Statistik, Amalia Adininggar Widyasanti, menjelaskan hal ini karena inclusion error, yaitu penerima yang sudah tidak layak.
Sebanyak 11.014 penerima dicoret, mayoritas dari kelompok ekonomi menengah ke atas.
Data Penerima Bersifat Dinamis
Data bansos terus diperbarui sesuai Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025, sehingga penerima bisa berubah—yang sebelumnya tidak menerima bisa masuk, dan sebaliknya.
Artinya:
- Ada warga yang sebelumnya tidak menerima, kini bisa mendapatkan bansos
- Ada juga penerima lama yang tidak lagi terdaftar
Selain itu, sekitar 25.000 KPM baru ditambahkan berdasarkan hasil verifikasi terbaru.
Cara Cek Bansos PKH dan BPNT April 2026
Masyarakat dapat mengecek status penerima bansos secara online hanya dengan NIK KTP:
- Kunjungi situs resmi Kementerian Sosial Republik Indonesia
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK)
- Isi kode captcha
- Klik “CARI DATA”
Hasilnya akan menampilkan:
- Nama penerima
- Jenis bantuan (PKH/BPNT)
- Status dan periode pencairan
Selain itu, pengecekan juga bisa dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos di ponsel.
Mekanisme Penyaluran Bansos 2026
Penyaluran bansos dilakukan melalui dua jalur utama:
- Bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN)
- PT Pos Indonesia
Untuk penerima baru yang belum memiliki rekening, bantuan akan disalurkan melalui Pos. Setelah rekening aktif, pencairan berikutnya dilakukan melalui bank.
Jumlah Penerima dan Layanan Pengaduan
Pada triwulan II tahun 2026, jumlah penerima bansos mencapai sekitar 18 juta KPM di seluruh Indonesia.
Jika mengalami kendala, masyarakat dapat melapor melalui:
- RT/RW setempat
- Dinas sosial
- Layanan Command Center 121
- WhatsApp resmi Kemensos
Imbauan untuk Masyarakat
Karena data penerima terus diperbarui, masyarakat disarankan untuk rutin mengecek status bansos menggunakan NIK.
Hal ini penting agar tidak ketinggalan:
- Jadwal pencairan
- Perubahan status penerima
- Informasi bantuan terbaru
Kesimpulan
Pencairan bansos PKH dan BPNT tahap 2 tahun 2026 dilakukan lebih awal, yakni mulai April 2026.
Meski ada pengurangan penerima akibat pemutakhiran data, pemerintah juga menambahkan penerima baru agar bantuan tetap tepat sasaran.
Masyarakat diimbau untuk aktif mengecek status bansos secara berkala agar tidak melewatkan pencairan maupun perubahan data.
Somber
https://radarsolo.jawapos.com/nasional/2604220014/bansos-pkh-bpnt-tahap-2-cair-april-2026-11014-penerima-dicoret-segera-cek-nama-anda-pakai-nik-ktp






















