Masyarakat yang menunggu pencairan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) periode Juni 2026 kini bisa memeriksa status penerimaan bantuan secara online. Proses pengecekan cukup menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tertera pada KTP.
Pemeriksaan status bantuan sosial ini bisa dilakukan melalui website resmi Cek Bansos Kemensos maupun aplikasi Cek Bansos yang tersedia di smartphone.
Dengan menggunakan cara tersebut calon penerima dapat mengetahui apakah namanya masih terdaftar sebagai penerima bantuan atau tidak tanpa harus datang ke kantor desa/kelurahan.
Jika data menunjukkan status penerima aktif atau bantuan telah disetujui, maka dana akan disalurkan melalui rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau kantor pos sesuai mekanisme yang ditetapkan pemerintah.
Apa Itu Bansos PKH Dan BPNT?
Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan bantuan sosial yang diberikan kepada keluarga miskin dan rentan. Tujuannya untuk membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga, terutama dalam bidang pendidikan dan kesehatan.
Sementara itu, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) adalah bantuan yang diberikan untuk memenuhi kebutuhan pangan. Bantuan ini disalurkan melalui akun elektronik dan dapat digunakan untuk membeli bahan pangan di e-Warong.
Jadwal Pencairan PKH Dan BPNT 2026
Penyaluran bantuan PKH dan BPNT dilakukan dalam empat tahap selama satu tahun.
Tahap 1 : Januari, Februari, Maret
Tahap 2 : April, Mei, Juni
Tahap 3 : Juli, Agustus, September
Tahap 4 : Oktober, November, Desember
Pemerintah tidak menetapkan tanggal pencairan yang sama setiap bulannya. Karena itu, masyarakat disarankan untuk rutin mengecek status bantuan agar tidak ketinggalan informasi terbaru mengenai pencairan.
Cara Cek Penerima PKH Dan BPNT Melalui Website
Dilansir dari kompas.tv, Pengecekan status penerima bansos dapat dilakukan dengan langkah berikut:
- Buka laman resmi cekbansos.kemensos.go.id
- Masukan nomor NIK sesuai KTP
- Isi kode captcha yang tersedia dilayar
- Klik tombol “Cari Data”
Setelah proses pencarian selesai, sistem akan menampilkan informasi terkait status penerimaan bantuan dan perkembangan pencairannya.
Cara Cek Bansos PKH Dan BPNT Lewat Aplikasi
Selain melalui website, masyarakat juga bisa menggunakan aplikasi Cek Bansos.
- Unduh aplikasi Cek Bansos melalui Play Store atau App Store
- Buka aplikasi dan pilih menu “Cek Bansos”
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK)
- Klik “Cari Data”
Besaran Bantuan PKH 2026
Nominal bantuan PKH berbeda-beda sesuai kategori penerima.
- Ibu hamil: Rp3.000.000 per tahun atau Rp750.000 per tahap.
- Anak usia dini: Rp3.000.000 per tahun atau Rp750.000 per tahap.
- Siswa SD: Rp900.000 per tahun atau Rp225.000 per tahap.
- Siswa SMP: Rp1.500.000 per tahun atau Rp375.000 per tahap.
- Siswa SMA: Rp2.000.000 per tahun atau Rp500.000 per tahap.
- Penyandang disabilitas berat: Rp2.400.000 per tahun atau Rp600.000 per tahap.
- Lansia usia 60 tahun ke atas: Rp2.400.000 per tahun atau Rp600.000 per tahap.
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp10.800.000 per tahun atau Rp2.700.000 per tahap.
Besaran BPNT Juni 2026
Berbeda dengan PKH yang nominalnya disesuaikan dengan kategori penerima, bantuan BPNT diberikan dengan jumlah yang sama kepada seluruh penerima manfaat.
Nilainya sebesar Rp200.000 per bulan dan disalurkan setiap tiga bulan sekali. Dengan demikian, penerima akan mendapatkan Rp600.000 dalam satu kali pencairan.
Kesimpulan
Semoga informasi ini dapat membantu Anda dalam mengecek status penerimaan PKH dan BPNT Juni 2026 serta memperoleh informasi terbaru mengenai pencairan bantuan sosial dari pemerintah.






















