Pemerintah Indonesia terus berupaya mempermudah masyarakat dalam mengakses informasi terkait bantuan sosial (bansos). Salah satu informasi penting yang wajib dipahami adalah desil bansos.
Apa Itu Desil Bansos?
Desil bansos adalah sistem pengelompokan masyarakat berdasarkan kondisi sosial ekonomi. Desil dibagi dari angka 1 hingga 10, di mana:
- Desil 1 = kondisi ekonomi paling rentan (prioritas utama penerima bansos)
- Desil 10 = tingkat kesejahteraan terbaik (tidak berhak menerima bansos rutin)
Aturan Terbaru: DTSEN Jadi Acuan Tunggal
Sejak berlakunya Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025, pemerintah resmi menggunakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai satu-satunya acuan dalam penyaluran bansos.
Kategori Desil dan Peluang Mendapat Bansos
- Desil Peluang Bantuan
- Desil 1 – 4 Peluang besar menerima PKH dan BPNT
- Desil 1 – 5 Berpeluang menerima PBI-JK (BPJS gratis) dan bansos lainnya
- Desil 6 – 10 Peluang kecil karena dianggap sudah cukup mampu
Penting: Semakin tinggi desil, semakin kecil peluang mendapat bansos rutin.
Cara Menurunkan Desil DTSEN agar Bisa Mendapatkan Bansos
Desil DTSEN bukan data statis. Data ini bisa berubah mengikuti kondisi ekonomi terkini, misalnya karena penurunan penghasilan, bertambahnya tanggungan, atau perubahan aset.
Langkah 1: Siapkan Dokumen Utama
Dokumen yang perlu disiapkan:
- Foto KTP (sesuai data KKS jika ada)
- Foto Kartu Keluarga (KK)
- Foto rumah: tampak depan, lantai, dinding, ruang tamu, atap, kamar, dapur
- Jika kontrak/menumpang: sertakan foto dan keterangan status hunian
Pastikan foto jelas karena verifikasi menilai kondisi bangunan, kepadatan ruang, dan fasilitas rumah.
Langkah 2: Pastikan Data di Dukcapil Valid
Kesalahan data di Dukcapil dapat memengaruhi penilaian desil. Pastikan:
- Alamat sesuai KK
- Jumlah anggota keluarga tercatat benar
- NIK seluruh anggota aktif dan valid
Langkah 3: Cara Ubah Data Desil Melalui Aplikasi Cek Bansos (Online)
Pengajuan perubahan data bisa dilakukan via aplikasi resmi Kemensos:
- Unduh Aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store
- Pilih “Buat Akun Baru” (jika belum punya akun)
- Isi data diri sesuai KTP (nama, NIK, alamat)
- Unggah dokumen pendukung (foto KTP, KK, kondisi rumah, swafoto pegang KTP)
- Setelah akun terverifikasi, pilih menu “Usul Sanggah”
- Isi formulir dengan menjelaskan kondisi ekonomi keluarga secara faktual
- Tunggu proses verifikasi lapangan dari petugas pendamping sosial
- Pantau perkembangan pengajuan secara berkala di aplikasi
Langkah 4: Cara Ubah Data Desil Melalui Kelurahan (Offline)
Bagi yang kesulitan akses aplikasi, bisa datang langsung ke kantor desa/kelurahan:
- Datangi kantor desa, kelurahan, atau Dinas Sosial sesuai domisili
- Sampaikan ingin mengajukan pembaruan data di DTSEN
- Siapkan dokumen: fotokopi KTP, KK, SKTM (jika ada), foto kondisi rumah
- Petugas akan membuka sistem SIKS-NG untuk mencatat permohonan
- Jelaskan kondisi ekonomi keluarga secara jujur
- Tunggu verifikasi lapangan (petugas akan survei ke rumah)
- Data akan dibawa ke musyawarah tingkat desa/kelurahan
- Data yang disetujui diteruskan ke BPS untuk pemeringkatan ulang
Kesimpulan
Desil DTSEN bersifat dinamis dan dapat berubah sesuai kondisi ekonomi terkini.
Jika penghasilan menurun, tanggungan bertambah, atau kondisi ekonomi memburuk, desil Anda berpotensi turun sehingga peluang mendapatkan bansos semakin besar. cara menurunkan desil bansos,






















