Penyaluran bantuan sosial (Bansos) melalui Program Keluarga Harapan (PKH) kembali memasuki tahap 2 pada April 2026.
Program ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat kurang mampu, khususnya bagi keluarga penerima manfaat (KPM).
Dimulainya pencairan bantuan ini tentu menjadi kabar baik yang dinantikan banyak pihak. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Oleh karena itu, masyarakat perlu memahami informasi terbaru seputar jadwal pencairan, cara mengecek status penerima, serta besaran dana yang diberikan.
Update Jadwal Penyaluran PKH Tahap 2 Tahun 2026
Dilansir dari detik.com, pencairan PKH tahap kedua telah dimulai sejak Senin, 13 April 2026. Penyaluran dilakukan secara bertahap melalui bank-bank yang tergabung dalam Himbara serta layanan kantor pos.
Setiap daerah memiliki waktu pencairan yang tidak selalu sama. Karena itu, masyarakat dianjurkan untuk secara rutin mengecek informasi resmi melalui situs Kementerian Sosial agar tidak terlewat jadwal di wilayah masing-masing.
Cara Mengetahui Status Penerima PKH April 2026
Masyarakat dapat memastikan status penerima bantuan dengan dua cara, yakni melalui website resmi Kemensos atau aplikasi khusus yang disediakan pemerintah.
Melalui Website Kemensos
- Akses situs https://cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP
- Isi kode captcha yang muncul
- Tekan tombol “Cari Data”
- Sistem akan menampilkan hasil status penerima bantuan
Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Download aplikasi “Cek Bansos” di Google Play Store
- Login menggunakan akun yang sudah dibuat
- Jika belum memiliki akun, lakukan pendaftaran terlebih dahulu
- Pilih fitur “Cek Bansos”
- Isi data wilayah dan nama lengkap sesuai KTP
- Masukkan kode verifikasi, lalu klik “Cari Data”
- Informasi status akan muncul di layar
Rincian Nominal Bantuan PKH April 2026
Besaran dana yang diterima setiap penerima PKH berbeda, tergantung pada kategori yang telah ditetapkan. Program ini menyasar berbagai kelompok seperti ibu hamil, anak usia dini, pelajar, lansia, hingga penyandang disabilitas.
Berikut detail bantuannya:
- Ibu hamil/nifas: Rp 750.000 per tahap (Rp 3.000.000 per tahun)
- Anak usia dini (0–6 tahun): Rp 750.000 per tahap (Rp 3.000.000 per tahun)
- Siswa tingkat SD: Rp 225.000 per tahap (Rp 900.000 per tahun)
- Siswa tingkat SMP: Rp 375.000 per tahap (Rp 1.500.000 per tahun)
- Siswa tingkat SMA: Rp 500.000 per tahap (Rp 2.000.000 per tahun)
- Disabilitas berat: Rp 600.000 per tahap (Rp 2.400.000 per tahun)
- Lansia: Rp 600.000 per tahap (Rp 2.400.000 per tahun)
Kesimpulan
Memahami jadwal pencairan, cara pengecekan, serta nominal bantuan sangat penting agar proses penerimaan bansos berjalan lancar. Masyarakat juga diimbau untuk selalu mengikuti informasi terbaru dari sumber resmi pemerintah, khususnya Kementerian Sosial, guna mendapatkan update yang akurat terkait program PKH.






















