Pencarian informasi mengenai bansos Rp900 ribu kembali ramai diperbincangkan masyarakat pada tahun 2026. Bantuan tersebut dikenal sebagai Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) yang sebelumnya sempat disiapkan pemerintah sebagai stimulus ekonomi akhir tahun.
Namun hingga saat ini, pemerintah belum memastikan kelanjutan penyaluran bansos Rp900 ribu tersebut pada tahun 2026.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebut keputusan mengenai BLT Kesra masih belum ditetapkan karena program tersebut sebelumnya dirancang sebagai bantuan stimulus akhir tahun.
Meski demikian, masyarakat tetap dapat melakukan pengecekan status penerima bantuan sosial reguler pemerintah seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) menggunakan NIK KTP melalui layanan resmi Kemensos.
Cara Cek Bansos 2026 Pakai NIK KTP
Pengecekan bansos kini semakin mudah dilakukan secara online melalui laman resmi Kemensos.
Berikut langkah-langkahnya:
- Buka laman cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan 16 digit NIK sesuai KTP
- Ketik kode captcha yang muncul di layar
- Klik tombol “Cari Data”
Setelah proses pencarian selesai, sistem akan menampilkan status penerima bansos berdasarkan data terbaru dalam DTSEN.
DTSEN Jadi Acuan Penerima Bansos 2026
Penyaluran bansos tahun 2026 kini menggunakan basis Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Data ini digunakan pemerintah untuk menentukan masyarakat yang layak menerima bantuan sosial.
Dalam DTSEN, masyarakat dibagi ke dalam 10 kelompok desil berdasarkan kondisi ekonomi, pendidikan, pekerjaan, kondisi rumah, hingga kepemilikan aset.
Kelompok desil 1 hingga 4 atau sekitar 40 persen masyarakat terbawah menjadi prioritas penerima bantuan sosial PKH dan BPNT.
Besaran Bansos PKH 2026
Bantuan PKH disalurkan setiap tiga bulan dengan rincian sebagai berikut:
- Ibu hamil atau nifas: Rp750 ribu
- Anak usia 0–6 tahun: Rp750 ribu
- Anak SD sederajat: Rp225 ribu
- Anak SMP sederajat: Rp375 ribu
- Anak SMA sederajat: Rp500 ribu
- Lansia: Rp600 ribu
- Penyandang disabilitas berat: Rp600 ribu
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp2,7 juta
Besaran Bansos BPNT 2026
Selain PKH, pemerintah juga menyalurkan bantuan BPNT kepada masyarakat penerima manfaat.
Besaran bantuan BPNT yaitu:
- Rp200 ribu per bulan
- Dicairkan Rp600 ribu setiap tiga bulan
Bantuan ini digunakan untuk membantu kebutuhan pangan masyarakat kurang mampu.
Data DTSEN Bisa Diperbarui
Kementerian Sosial menyebut data DTSEN bersifat dinamis. Karena itu masyarakat dapat melakukan pembaruan data apabila terjadi perubahan kondisi ekonomi maupun data kependudukan.
Pembaruan data dapat dilakukan melalui:
- Kantor desa atau kelurahan
- Dinas Sosial setempat
- Aplikasi Cek Bansos
Kesimpulan
Bansos Rp900 ribu atau BLT Kesra hingga kini belum dipastikan kembali cair pada tahun 2026. Namun masyarakat tetap dapat mengecek status penerima bansos reguler seperti PKH dan BPNT secara online menggunakan NIK KTP melalui layanan resmi Kemensos.
Dengan sistem DTSEN, pemerintah menargetkan bantuan sosial agar lebih tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.





















