Kementerian Sosial (Kemensos) mempercepat distribusi bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) serta Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) pada Triwulan II tahun 2026.
Menteri Sosial Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul menyebutkan bahwa percepatan ini dilakukan melalui digitalisasi sistem penyaluran agar lebih tepat sasaran, efisien, dan transparan.
Kemensos juga menjadi bagian dari Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah yang bertugas mengintegrasikan data lintas kementerian dan lembaga untuk mendukung layanan publik, termasuk penyaluran bantuan sosial.
“Kebijakan Presiden terkait konsolidasi data dan digitalisasi bansos ini memang sangat sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” kata Gus Ipul dalam keterangannya, dikutip Senin (27/4/2026).
Hasil uji coba digitalisasi di Kabupaten Banyuwangi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam akurasi data penerima bantuan.
Tingkat kesalahan data yang sebelumnya sangat tinggi dapat ditekan secara drastis setelah sistem digital diterapkan.
“Ketika kita menggunakan data lama, tingkat kesalahan bisa sampai 77%. Dengan DTSEN turun jadi sekitar 28%. Setelah digitalisasi bansos, itu bisa ditekan sampai di bawah 10%,” jelasnya.
Saat ini terdapat sekitar 10 juta KPM PKH, 18,25 juta KPM BPNT, serta sekitar 2,8 juta masyarakat desil 1 yang belum menerima bantuan akibat kesalahan data.
Kemensos terus melakukan pembaruan data agar bantuan lebih tepat sasaran, terutama bagi masyarakat di kelompok ekonomi terbawah.
“Kami mengalihkan dari yang tidak tepat kepada yang lebih berhak, terutama di desil terbawah,” ujar Gus Ipul.
Digitalisasi ini juga diharapkan mempercepat proses administrasi dan penyaluran bantuan agar lebih efisien dan transparan di masa mendatang.
Sistem Penentuan Desil dalam Bantuan Sosial
Desil digunakan untuk mengelompokkan tingkat kesejahteraan masyarakat dari yang paling rendah hingga paling tinggi. Pemerintah memprioritaskan bantuan untuk kelompok desil 1 sampai 4.
- Desil 1: Sangat miskin
- Desil 2: Miskin
- Desil 3: Hampir miskin
- Desil 4: Rentan miskin
- Desil 5: Menengah bawah
- Desil 6: Menengah
- Desil 7: Menengah atas
- Desil 8: Mapan
- Desil 9: Kaya
- Desil 10: Sangat kaya
Cara Mengecek Status Desil Penerima Bansos
Dilansir dari Bisnis.com masyarakat dapat memeriksa status desil melalui dua cara resmi:
Melalui Website Kemensos
- Buka situs https://cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan NIK sesuai KTP
- Isi kode captcha
- Klik “Cari Data”
- Data desil dan status bantuan akan muncul otomatis
Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi Cek Bansos
- Login menggunakan akun terdaftar
- Masuk menu profil
- Informasi desil akan ditampilkan
Percepatan Penyaluran Triwulan II 2026
Pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dilakukan lebih cepat dibanding periode sebelumnya. Hal ini menjadi dasar utama penyaluran bantuan PKH dan BPNT pada April hingga Juni 2026.
“Sebelumnya, biasanya BPS menyerahkan tanggal 20, kini alhamdulillah terima kasih Ibu Kepala BPS, bisa menyerahkan di tanggal 10, awal penyaluran setiap triwulannya. Ini saya berterima kasih, karena dengan begitu penyaluran bisa kita lakukan lebih cepat,” kata Gus Ipul.
Mekanisme Penyaluran Bansos
Penyaluran bantuan dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu bank Himbara dan PT Pos Indonesia. Bank Himbara meliputi BNI, BRI, Mandiri, dan BTN.
Namun, kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas berat, masyarakat sakit kronis, serta warga di wilayah terpencil dapat menerima bantuan melalui PT Pos.
Jenis Bantuan PKH dan BPNT April 2026
Program Keluarga Harapan (PKH)
Bantuan diberikan kepada keluarga miskin untuk mendukung pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan.
- Ibu hamil/nifas: Rp750.000
- Anak usia dini: Rp750.000
- SD: Rp225.000
- SMP: Rp375.000
- SMA: Rp500.000
- Lansia: Rp600.000
- Disabilitas berat: Rp600.000
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
Bantuan diberikan dalam bentuk saldo elektronik untuk kebutuhan pangan.
Setiap keluarga menerima sekitar Rp600.000 per triwulan yang dapat digunakan melalui KKS di e-warong atau agen resmi.
Cara Mengecek Bansos April 2026
Melalui Website
- Kunjungi situs resmi Kemensos
- Isi data wilayah dan nama lengkap
- Masukkan captcha
- Klik “Cari Data”
Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Login ke aplikasi Cek Bansos
- Pilih menu pengecekan penerima
- Masukkan data sesuai KTP
- Status bantuan akan ditampilkan
Syarat Penerima Bansos 2026
- WNI dengan KTP dan KK aktif
- Terdaftar dalam DTSEN
- Masuk kategori miskin atau rentan
- Tidak menerima bantuan ganda
- Bukan ASN, TNI, atau Polri
PKH dan BPNT saat ini difokuskan untuk masyarakat desil 1 hingga 4.
Mekanisme Pencairan Bantuan
Melalui Bank Himbara
- Dana masuk ke rekening penerima
- Bisa ditarik via ATM atau teller
- Wajib membawa KTP atau KK
Melalui PT Pos
- Menerima undangan pencairan
- Datang ke kantor pos sesuai jadwal
- Lansia/disabilitas bisa dilayani di rumah
Kesimpulan
Masyarakat dapat mengecek status penerima Bansos PKH 2026 secara mandiri melalui situs atau aplikasi resmi Kemensos untuk memastikan apakah bantuan sudah cair atau belum.
Sumber Referensi
https://kabar24.bisnis.com/read/20260427/243/1969476/bansos-pkh-28-juta-masyarakat-belum-cair-ini-cara-cek-desil-penerima






















