Jadwal pencairan bantuan sosial kembali menjadi perhatian masyarakat. Pemerintah mulai menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap II pada April 2026.
Di tengah tingginya minat masyarakat untuk mengetahui status penerima, berbagai informasi beredar di internet.
Namun, tidak semuanya berasal dari sumber resmi sehingga berpotensi membahayakan data pribadi.
Karena itu, masyarakat diimbau untuk hanya menggunakan kanal resmi pemerintah saat mengecek bansos agar informasi yang diperoleh akurat dan aman.
Jadwal Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap II 2026
Memasuki April 2026, penyaluran bantuan sosial telah masuk tahap kedua. Pencairan PKH dan BPNT diperkirakan mulai dilakukan pada minggu ketiga, sekitar tanggal 13 April 2026.
“Mungkin nanti di atas tanggal 10 lah ya. Jadi minggu ketiga mungkin. Kita mulai minggu ketiga bulan April ini,” kata Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. Dilansir dari detikNews, Senin (20/4/2026).
Sebelumnya, pemerintah juga menyampaikan upaya percepatan distribusi bansos melalui koordinasi lintas lembaga.
“Insyaallah kita akan percepat penyalurannya selama datanya memang sudah kita terima dan kita akan koordinasi dengan Kementerian Keuangan dan seterusnya kita serahkan kepada atau kita salurkan lewat Himbara atau juga mungkin dengan PT Pos,” kata Gus Ipul di kawasan Jakarta Pusat.
Ia juga menegaskan pentingnya pembaruan data penerima bansos sebagai dasar penyaluran tahap kedua.
“Besok pagi (hari ini) kami akan bertemu untuk dengan Kepala BPS menerima data terbaru dan data terbaru ini akan kita jadikan pedoman untuk menyalurkan Bansos triwulan kedua,” tuturnya.
Tahapan Penyaluran Bansos dalam Setahun
Penyaluran bansos PKH dan BPNT dilakukan setiap tiga bulan atau per triwulan. Dalam satu tahun, terdapat empat tahap pencairan, yaitu:
- Tahap I: Januari – Maret
- Tahap II: April – Juni
- Tahap III: Juli – September
- Tahap IV: Oktober – Desember
Dengan demikian, pencairan tahap II berlangsung secara bertahap sepanjang April hingga Juni 2026. Masyarakat dapat memantau status bantuan secara berkala melalui layanan resmi pemerintah.
Cara Cek Status Penerima Bansos PKH dan BPNT
Untuk mengetahui apakah terdaftar sebagai penerima bansos, masyarakat dapat menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada KTP.
Melalui Situs Resmi
- Kunjungi laman cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan NIK sesuai KTP
- Ketik kode verifikasi
- Klik “Cari Data”
- Sistem akan menampilkan data seperti nama, desil,
- status penerima, dan periode bantuan
Melalui Aplikasi Resmi
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Play Store atau App Store
- Buka aplikasi dan pilih menu “Cek Bansos”
- Masukkan NIK KTP
- Klik “Cari Data”
- Informasi yang muncul meliputi nama, jenis bantuan, status penerima, dan jadwal pencairan
Imbauan: Hindari Link Tidak Resmi
Masyarakat diminta lebih waspada terhadap tautan yang beredar di media sosial atau pesan berantai yang mengatasnamakan pengecekan bansos.
Gunakan hanya situs resmi dan aplikasi resmi pemerintah untuk menghindari risiko penyalahgunaan data pribadi.
Kesimpulan
Penyaluran bansos PKH dan BPNT tahap II tahun 2026 mulai dilakukan pada pertengahan April dan berlangsung hingga Juni secara bertahap.
Untuk memastikan status penerima, masyarakat dapat melakukan pengecekan melalui situs atau aplikasi resmi menggunakan NIK KTP.
Penting untuk selalu berhati-hati dan tidak mengakses link yang tidak jelas sumbernya demi menjaga keamanan data pribadi.
Sumber
- https://www.detik.com/sulsel/berita/d-8453125/pencairan-bansos-pkh-dan-bpnt-april-2026-cek-jadwal-status-penerimanya






















