Desil adalah metode statistik untuk membagi data terurut menjadi 10 kelompok sama besar. Dalam konteks sosial ekonomi Indonesia, desil digunakan untuk membagi populasi menjadi 10 lapisan kesejahteraan (10% per lapisan), dari yang paling miskin (Desil 1) hingga paling kaya (Desil 10) untuk sasaran bantuan sosial.
Pemerintah kembali menyalurkan berbagai program bantuan sosial (bansos) yang ditujukan bagi pelajar hingga masyarakat umum. Namun, tidak semua orang dapat menerima bantuan tersebut, karena penyalurannya didasarkan pada kategori desil tertentu.
Mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), desil merupakan sistem pengelompokan tingkat kesejahteraan keluarga yang dihitung berdasarkan sejumlah indikator sosial dan ekonomi.
Penilaian ini mencakup kondisi individu, seperti jenis pekerjaan dan tingkat pendidikan, kondisi tempat tinggal seperti kualitas hunian dan daya listrik, serta kepemilikan aset.
Secara keseluruhan, terdapat 10 kelompok desil yang masing-masing mewakili sekitar 10 persen populasi keluarga di Indonesia. Desil 1 menggambarkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah, sedangkan desil 10 merupakan kelompok dengan kondisi ekonomi paling baik.
Sistem desil ini digunakan sebagai acuan utama dalam menentukan sasaran penerima bansos agar lebih tepat sasaran. Saat ini, kelompok masyarakat yang berada pada desil 1 hingga 4 atau sekitar 40 persen terbawah menjadi prioritas utama penerima bantuan, termasuk program Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako.
Urutan Desil 1-10
Keputusan Menteri Sosial RI Nomor 79/HUK/2025 tentang Penetapan Peringkat Kesejahteraan Keluarga telah mengatur tentang rincian desil. Lebih lengkapnya, berikut pengertian desil 1 hingga 10:
- Desil 1: rumah tangga dalam kelompok 10% terendah (sangat miskin)
- Desil 2: rumah tangga dalam kelompok 10-20% terendah (miskin)
- Desil 3: rumah tangga dalam kelompok 20-30% terendah (hampir miskin)
- Desil 4: rumah tangga dalam kelompok 30-40% terendah (rentan miskin)
- Desil 5-6: rumah tangga dalam kelompok 40-60% terendah
- Desil 7-10: rumah tangga dalam kelompok 30% tertinggi.
Cara Cek Desil Dengan Mudah
Untuk mengetahui desil suatu keluarga, pengecekan dapat dilakukan secara online. Berikut langkah-langkahnya:
- Klik laman https://cekbansos.kemensos.go.id/
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK)
- Ketikkan huruf kode atau captcha yang tertera dalam kotak
- Jika huruf kode kurang jelas, klik refresh
- Klik tombol “CARI DATA”.
Kesimpulan
Kesimpulannya, desil merupakan sistem penting yang digunakan pemerintah untuk mengelompokkan tingkat kesejahteraan masyarakat dan menentukan penerima bansos agar lebih tepat sasaran. Kelompok desil 1 hingga 4 menjadi prioritas utama penerima bantuan. Masyarakat juga dapat mengecek posisi desilnya secara online dengan mudah untuk mengetahui apakah termasuk yang berhak menerima bantuan.






















