Bantuan sosial (bansos) menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah bagi masyarakat berpenghasilan rendah agar tetap memperoleh tambahan bantuan ekonomi setiap tiga bulan sekali.
Karena itu, penerima disarankan untuk rutin melakukan pengecekan status agar tidak ketinggalan informasi pencairan.
Penyaluran bantuan per triwulan ini mencakup Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), yang ditujukan bagi masyarakat dalam kategori desil 1 hingga 4.
Pembaruan Data Penerima Bansos 2026
Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) saat ini terus melakukan pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) volume 2 sebagai dasar penyaluran bansos tahap II tahun 2026.
Pembaruan data ini bertujuan meningkatkan ketepatan sasaran penerima bantuan. Dengan proses tersebut, masyarakat yang sebelumnya belum terdata berpeluang masuk sebagai penerima, sementara sebagian lainnya dapat dikeluarkan apabila tidak lagi memenuhi kriteria.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan bantuan benar-benar diberikan kepada masyarakat yang paling membutuhkan sesuai kondisi ekonomi terkini.
Perubahan Daftar Penerima Bansos
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan bahwa lebih dari 11 ribu keluarga penerima manfaat (KPM) tidak lagi masuk daftar penerima karena tergolong tidak layak (inclusion error). Jumlah tersebut merupakan sebagian kecil dari total penerima pada tahap sebelumnya.
Di sisi lain, hasil verifikasi lapangan juga menghasilkan data baru. Dari puluhan ribu data yang belum memiliki kategori desil, sebagian besar telah lolos proses pengecekan dan masuk kelompok desil rendah, sementara sebagian lainnya dinyatakan tidak memenuhi syarat.
Masyarakat diimbau untuk terus memantau status bantuan secara berkala melalui kanal resmi serta dapat mengajukan keberatan jika data yang tercatat tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, dengan menyertakan bukti pendukung.
Jadwal Penyaluran Bansos 2026
Dilansir dari Detik.com penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap setiap tiga bulan sekali dalam empat periode, yaitu:
- Tahap 1: Januari – Maret
- Tahap 2: April – Juni
- Tahap 3: Juli – September
- Tahap 4: Oktober – Desember
Karena jadwal pencairan tidak memiliki tanggal tetap, masyarakat perlu melakukan pengecekan secara rutin untuk mengetahui status penerimaan bantuan.
Cara Mengecek Bansos PKH dan BPNT April 2026
Pengecekan status penerima bantuan dapat dilakukan dengan mudah melalui dua metode berikut:
Melalui Website Resmi
- Akses situs https://cekbansos.kemensos.go.id/
- Masukkan NIK sesuai KTP
- Ketik kode captcha yang tersedia
- Jika kurang jelas, refresh kode
- Klik tombol “CARI DATA”
- Sistem akan menampilkan data penerima sesuai wilayah yang dimasukkan
Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi resmi di Play Store atau App Store
- Daftarkan akun dengan mengisi data diri lengkap
- Unggah foto KTP dan swafoto
- Lakukan verifikasi akun melalui email
- Login ke aplikasi
- Buka menu profil untuk melihat status bantuan
Kesimpulan
Masyarakat dapat dengan mudah mengecek daftar penerima PKH dan BPNT April 2026 melalui website resmi Kemensos hanya dengan menggunakan NIK KTP.
Sumber Referensi
https://www.detik.com/sumbagsel/berita/d-8444809/cek-daftar-penerima-pkh-dan-bpnt-april-2026-di-situs-cekbansos-kemensos-go-id






















