Pada tahun mei 2026, dilansir dari kompas.com, data penerima bantuan sosial (bansos) telah diperbarui oleh Kementerian Sosial (Kemensos) melalui sistem Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Indonesia, di mana status desil dijadikan acuan untuk menentukan kelayakan masyarakat dalam menerima bantuan seperti PKH dan BPNT.
Dalam proses tersebut, informasi penerima ditetapkan berdasarkan kategori ekonomi agar penyaluran bantuan dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran. Pengecekan status desil kini telah dipermudah dan dapat dilakukan secara daring hanya dengan menggunakan NIK KTP melalui layanan online, sehingga masyarakat tidak lagi diharuskan datang langsung ke kantor desa atau dinas sosial.
Apa Itu Desil dalam Bansos Kemensos?
Desil adalah pembagian kelompok kesejahteraan masyarakat berdasarkan kondisi ekonomi. Dalam sistem DTSEN, masyarakat dibagi menjadi 10 tingkat desil, mulai dari yang paling miskin hingga paling sejahtera. Semakin rendah angka desil (misalnya desil 1–4), maka peluang untuk menerima bantuan sosial akan semakin besar.
Berikut 10 kategori desil (DTSEN) yang digunakan untuk mengelompokkan tingkat kesejahteraan masyarakat dari yang paling rendah hingga paling tinggi:
- Desil 1 Kelompok masyarakat dengan kondisi ekonomi paling miskin (prioritas utama bantuan sosial).
- Desil 2 Sangat miskin, masih sangat bergantung pada bantuan pemerintah.
- Desil 3 Miskin, namun memiliki sedikit kemampuan ekonomi dasar.
- Desil 4 Hampir miskin, rentan jatuh ke kondisi miskin jika ada guncangan ekonomi.
- Desil 5 Kelas menengah bawah, kondisi ekonomi mulai stabil namun masih rentan.
- Desil 6 Kelas menengah, sudah cukup stabil tetapi belum sepenuhnya mapan.
- Desil 7 Menengah ke atas, memiliki pendapatan relatif baik dan stabil.
- Desil 8 Kesejahteraan tinggi, jarang masuk kategori penerima bantuan sosial.
- Desil 9 Sangat sejahtera, kondisi ekonomi kuat dan mandiri.
- Desil 10 Kelompok paling sejahtera (terkaya), tidak termasuk target bansos
Cara Cek Desil Kemensos 2026 Pakai NIK KTP
Untuk mengetahui status desil dan kelayakan penerima bansos, masyarakat dapat melakukan pengecekan secara mandiri melalui layanan resmi Kemensos. Berikut langkah-langkahnya:
1. Buka situs resmi Kemensos
Akses laman cek bansos melalui browser di ponsel atau komputer dan langsung klik cekbansos.kemensos.go.id.
2. Isi data wilayah
Masukkan data sesuai KTP, mulai dari:
- Provinsi
- Kabupaten/Kota
- Kecamatan
- Desa/Kelurahan
3. Masukkan nama lengkap
Ketik nama sesuai yang tertera pada KTP dengan benar dan tanpa kesalahan.
4. Input NIK KTP
Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk validasi data.
5. Isi kode verifikasi
Masukkan kode captcha yang muncul di layar untuk keamanan sistem.
6. Klik tombol cari data
Setelah semua terisi, tekan tombol pencarian untuk melihat hasil status desil dan bantuan sosial.
Jenis Bantuan Sosial yang Terkait Desil
Beberapa bantuan yang umumnya dipengaruhi oleh status desil antara lain:
- Program Keluarga Harapan (PKH)
Bantuan bersyarat untuk keluarga miskin dengan kategori tertentu seperti ibu hamil, anak sekolah, lansia, dan disabilitas. - Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
Bantuan kebutuhan pangan yang biasanya diberikan dalam bentuk saldo elektronik untuk membeli bahan makanan pokok.
Besaran Bantuan Sosial 2026
Besaran bantuan dapat berbeda tergantung program dan kategori penerima, namun secara umum:
- PKH: berkisar ratusan ribu hingga jutaan rupiah per tahap tergantung komponen keluarga
- BPNT: sekitar Rp200.000 per bulan yang disalurkan secara berkala
Kesimpulan
Cek desil Kemensos 2026 kini semakin mudah karena bisa dilakukan secara online menggunakan NIK KTP. Masyarakat hanya perlu mengakses situs resmi, mengisi data sesuai identitas, dan menunggu hasil verifikasi. Dengan mengetahui status desil, masyarakat dapat memahami peluang mereka untuk menerima bantuan sosial seperti PKH dan BPNT secara lebih transparan dan cepat.





















