Sekarang, mengecek status penerima bantuan sosial (bansos) dari pemerintah sudah jauh lebih mudah. Selain bisa melihat apakah terdaftar sebagai penerima, masyarakat juga bisa mengetahui posisi desil yang menggambarkan kondisi ekonomi keluarga.
Lewat sistem yang dikelola Kementerian Sosial, kamu bisa memastikan apakah data yang tercatat sudah sesuai dengan kondisi sebenarnya. Kalau ternyata belum sesuai, data tersebut juga bisa diajukan untuk diperbarui, termasuk perubahan kategori desil.
Nah, berikut ini penjelasan lengkap mulai dari apa itu desil, cara mengeceknya, sampai langkah-langkah mengubahnya, baik secara online maupun offline.
Apa Itu DTSEN, Basis Data Penyaluran Bansos
Sebelum membahas soal desil, ada baiknya kamu kenalan dulu dengan DTSEN. Ini adalah singkatan dari Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional, yaitu sistem data yang digunakan pemerintah sebagai acuan utama dalam penyaluran bantuan sosial.
Lewat DTSEN, pemerintah bisa menentukan siapa saja yang berhak menerima bansos. Data ini juga jadi dasar dalam berbagai kebijakan sosial, supaya bantuan yang diberikan bisa lebih tepat sasaran.
- Data yang dihimpun meliputi identitas, pekerjaan, pendidikan, hingga kondisi tempat tinggal
- Informasi tersebut digunakan untuk memetakan tingkat kesejahteraan masyarakat
- Data bersifat dinamis dan dapat diperbarui sesuai kondisi terbaru di lapangan
Dari sinilah nantinya muncul pengelompokan yang dikenal dengan istilah desil.
Pengertian Desil Dalam Bansos
Desil adalah sistem pengelompokan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi.
- Terdiri dari 10 kelompok (desil 1 sampai 10)
- Setiap desil mewakili 10 persen populasi
- Desil 1 adalah kelompok paling miskin, sedangkan desil 10 paling sejahtera
Penilaian desil tidak hanya berdasarkan penghasilan, tetapi juga mempertimbangkan:
- Jenis pekerjaan
- Tingkat pendidikan
- Kondisi tempat tinggal
- Konsumsi listrik
- Kepemilikan aset
Kategori Desil Bansos Kemensos
Berikut pembagian kategori desil dalam sistem bansos:
- Desil 1: Miskin ekstrem (10% terbawah)
- Desil 2: Masyarakat miskin
- Desil 3: Hampir miskin
- Desil 4: Rentan miskin
- Desil 5: Menengah ke bawah
- Desil 6-10: Menengah hingga mampu
Secara umum:
- Desil 1-4 menjadi prioritas utama penerima bansos
- Desil 5 masih berpeluang menerima bantuan tertentu
- Desil 6 ke atas umumnya tidak menjadi prioritas
Jenis Bansos Berdasarkan Desil
Kategori desil juga menentukan jenis bantuan yang bisa diterima, di antaranya:
- Desil 1-4: Berhak menerima Program Keluarga Harapan (PKH)
- Desil 1-5: Bisa menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
- Desil 1-5: Berhak mendapatkan bantuan kesehatan PBI JKN
- Desil 1-5: Masih berpeluang menerima bantuan sosial lainnya
Cara Cek Desil dan Status Bansos
Masyarakat dapat melakukan pengecekan secara mandiri melalui aplikasi maupun website resmi.
Cek Desil Lewat Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi melalui Play Store atau App Store
- Login menggunakan NIK dan kata sandi
- Pilih menu “Cek Bansos”
- Masukkan NIK
- Klik “Cari Data”
- Hasil pencarian akan menampilkan:
- Status penerimaan bansos
- Jenis bantuan (PKH, BPNT, dll)
- Posisi desil keluarga
Jika data tidak sesuai, pengguna bisa mengajukan sanggahan melalui aplikasi.
Cek Desil Lewat Website Resmi
- Kunjungi situs cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan NIK sesuai KTP
- Isi captcha
- Klik “Cari Data”
Informasi yang ditampilkan serupa dengan aplikasi, termasuk status bansos dan kategori desil.
Cara Mengubah Desil Bansos
Perubahan desil dapat diajukan jika kondisi ekonomi yang tercatat tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya. Proses ini bertujuan agar data lebih akurat dan bantuan tepat sasaran.
Namun, perlu diketahui bahwa perubahan tidak dilakukan secara instan karena harus melalui proses verifikasi.
Cara Mengubah Desil Lewat Aplikasi
- Unduh aplikasi Cek Bansos
- Daftar atau login menggunakan data e-KTP dan KK
- Pilih menu “Usul Sanggah” atau “Usulkan Pembaruan”
- Klik “Request Pembaruan Data”
- Perbaiki data kondisi ekonomi
- Unggah dokumen pendukung (foto rumah, dll)
Pengajuan ini akan diverifikasi oleh pihak terkait sebelum disetujui.
Cara Mengubah Desil Secara Offline
- Datangi kantor desa, kelurahan, atau dinas sosial
- Bawa dokumen seperti KTP dan Kartu Keluarga
- Sertakan surat pendukung (jika ada)
- Sampaikan permohonan perubahan data
- Petugas akan mengecek melalui sistem SIKS-NG
- Ajukan pembaruan jika data tidak sesuai
- Tunggu proses survei lapangan untuk verifikasi
Memastikan data sesuai dengan kondisi riil sangat penting agar bantuan tepat sasaran. Jika data tidak diperbarui, ada kemungkinan:
- Bantuan tidak diterima meski berhak
- Atau sebaliknya, bantuan diterima oleh yang tidak berhak.
Karena itu, masyarakat disarankan untuk rutin mengecek status bansos dan segera mengajukan perbaikan jika ada data yang dirasa belum sesuai.
Dengan memahami cara cek dan mengubah desil bansos, masyarakat bisa memastikan haknya terpenuhi sesuai kondisi ekonomi yang sebenarnya. Sistem yang terbuka dan bisa diperbarui ini juga jadi langkah pemerintah agar penyaluran bantuan makin tepat sasaran.
Kesimpulan
Penting bagi masyarakat untuk rutin mengecek dan memperbarui data bansos agar bantuan tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh yang berhak.






















